Friday, February 24, 2012

Masih.. Aku dan Cermin itu

Berdiri tepat dihadapanku, sebuah cermin besar,cukup besar hingga aku melihat betapa besarnya ia akan ketakutan,kerapuhan yg tersamarkan,keputus asaan yg tak sengaja ia gambarkan..
Aku menatapnya erat..
Merabanya pelan..
Jari jemari kita bersentuhan..
Oh Tuhan.. Aku hampir dapat merasakan betapa rapuhnya bayangan disana..
Yang bahkan hanya dengan sekali sentuh ia akan runtuh..
Aku menatapnya erat..

Tuhan..Ijinkan aku meyakinkan bayangan itu..
Matanya menatapku lekat..
Cermin..Yakinkan aku untuk meyakinkanmu..

No comments:

Post a Comment